Kamis, 14 April 2011
Selasa, 12 April 2011
BAB 12 Akuntansi Internasional
1. Instrument keuangan adalah kontrak yang mengakibatkan timbulnya asset keuangan bagi satu entitas dan kewajiban keuangan atau instrument ekuitas bagi lainnya.instrument instrument ini berbeda dengan pendahulunya karena sebagian besar instrument keuangan baru adalah instrument-instrument derivatif bukan instrument-instrument dasar.
2. Saya setuju bahwa instrument instrument keuangan baru telah diterima oleh para eksekutif keuangan internasional, yang mendasari jawaban saya adalah banyaknya institusi institusi keuangan yang menciptakan pasar instrument keuangan baru. Dan globalisasi pasar keuangan yang telah disertai oleh meningkatnya persaingan antara institusi keuangan untuk melayani kebutuhan peminjam dari seluruh dunia.
3. Dengan menciptakan produk-produk keuangan yang bisa menghubungkan para pemberi dana dan penghutang dari seluruh dunia,bank bank telah mampu meningkatkan pendpatan fee-nya secara signifikan,selain keuangan korporasi dari jasa -jasa advisor lainnya bank bank juga menghasilkan laba perdagangan dengan melibatkan diri dalam transaksi-transaksi investasi jangka pendek,maka dari itu hal tesebut inilah yang membuat institusi keuangan sperti bank sangat terlibat. Implikasi-implikasi dari perlakuan akuntansi yang berbeda atas sistem perbankan adalah meningkatnya otoritas-otoritas regulatori terhadap ketidakcukupan modal dari bank bank relatif terhadap ekspansi aktivitas - aktifitas mereka diluar neraca mereka yang sampai sekarang blm menjadi subyek rasio kecukupan modal (capital -ad-aquacy requirement)
4. Perbedaan instrument keuangan dasar dan instument derivatif.
- instrument keuangan dasar seperti obligasi merupakan instrument yang memenuhi definisi akuntansi konvensional mengenai aset,kewajiban,dan modal.
- Instrument derivatif merupakan persetujuan formal untuk mentransfer resiko dari satu pihak ke pihak lain tanpa harus mentransfer instrument dasarnya.
Contoh yang berhubungan dengan instrument derivatif adalah swap suku bunga (interst swap) yang mentransfer resiko suku bunga tanpa mentransfer instrument hutang (misalnya obligasi) yang mendasarinya.
5. FASB AS telah meluncurkan sebuah program untuk memecahkan banyak isu yang berkaitan dengan akuntansi bagi instrument keuangan inovatif. Secara singkat jelaskanlah 3 fase utama dari proyek tersebut.
Jawaban:
Dalam meluncurkan programnya FASB AS melibatkan 3 fase yang berbeda namun berhubungan, yaitu:
Fase 1: berfokus pada bagaimana meningkatkan pengungkapan mengenai instrumen-instrumen keuangan.
Fase 2: mengkaji standar-standar yang cocok bagi pengakuan dan pengukuran instrumen-instrumen keuangan tersebut.
Fase 3: berurusan dengan pembedaan antara kewajiban dan ekuitas.
6. Apa yang dimaksud dengan tingkat bunga swap? Dan mengapa seseorang mau terlibat dalam perjanjian semacam itu?
Jawaban:
Tingkat bunga swap merupakan inovasi keuangan terbaru yang dirancang untuk mengakomodasikan para penghutang yang mungkin merasa perlu untuk meminjam dengan syarat-syarat yang bertentangan dengan preferensi-preferensi alamiah mereka.
Dan pada dasarnya tingkat bunga swap merupakan suatu persetujuan antara dua pihak untuk menukarkan pembayaran bunga untuk suatu periode tertentu atas dasar suatu notional value yang disetujui bersama dan dicirikan, sebagai tujuan utamanya, oleh konversi pembayaran bunga tetap (fixed rate) kedalam pembayaran bunga mengambang (floating rate), atau sebaliknya.
Mereka bersedia terlibat di dalam perjanjian seperti itu dikarenakan perjanjian yang saling menguntungkan untuk kedua belah pihak. Contohnya seorang manajer yang medapat keuntungan seperti:
• Mengelola exposure suku bunga mereka secara aktif
• Menurunkan semua biaya borrowing mereka dengan memungkinkan pihak-pihak lain mengambil keuntungan dari akses-akses mereka ke dalam pasar tertentu, mengambil keuntungan dari perbedaan rating kredit mereka, atau mengeksploitasi inefisiensi-inefisiensi pasar
• Menghindari renegosiasi perjanjian-perjanjian loan atas dasar syarat-syarat yang kurang menguntungkan
• Memisahkan keputusan pendanaan dari keputusan suku bunga
• Mengakses pasar-pasar kredit dengan lebih tepat waktu dengan menghindari registrasi atau kewajiban-kewajiban pengungkapan yang membingungkan
7. Apa perbedaan antara matched swap dan unmatched swap? Bagaimana perbedaan ini mempengaruhi perlakuan akuntansi terhadap keuntungan atau kerugian yang telah terealisasi dalam suatu perjanjian swap?
Jawaban:
• Matched swap: dalam transaksi matched swap ini terdapat kewajiban atau aktiva berbunga yang memiliki ketentuan-ketentuan yang sama dengan ketentuan-ketentuan kontrak swap.
• Unmatched swap: bagi pihak-pihak yang berjanji untuk membayar atau menerima suatu aliran arus kas dimasa depan tidak memiliki kewajiban atau aktiva lain yang berhubungan dengan transaksi swap.
Perusahaan multinasional dalam melakukan perdagangannya selalu menggunakan mata uang asing. Perusahaan tersebut juga memiliki aktiva, kewajiban, pendapatan dan biaya yang nilainya sangat sensitif terhadap perubahan nilai tukar, tingkat bunga dan harga barang dan jasa. Dengan demikian jika nilai tukar berubah ke arah yang berlawanan dengan yang diharapkan, maka perusahaan dapat mengalami kerugian, jadi perusahaan menanggung resiko atas perubahan nilai tukar (currency exposure), begitu juga sebaliknya.
8. Apa yang dimaksud dengan currency swap, dan apa bedanya dengan tingkat bunga swap?
Jawaban:
• Currency swap: pertukaran dua valuta berbeda dimasa sekarang atau dimasa depan pada kurs yang telah ditentukan sebelumnya. Dan tujuan utama yang melatarbelakangi currency swap ini adalah untuk memungkinkan perusahaan-perusahaan mengakses pasar modal dengan biaya yang lebih murah dan/atau untuk meng-hedge exposure terhadap risiko nilai tukar yang timbul dari operasi bisnis internasional.
• Tingkat bunga swap: persetujuan antara dua pihak untuk menukarkan pembayaran bunga untuk suatu periode tertentu atas dasar suatu notional value yang disetujui bersama dan dicirikan, sebagai tujuan utamanya, oleh konversi pembayaran bunga tetap (fixed rate) kedalam pembayaran bunga mengambang (floating rate), atau sebaliknya.
Soal diskusi no.9-12
9. Currency Swap merupakan salah satu tekhnik hedging yang dapat digunakan oleh suatu perusahaan meminimalisir suatu resiko nilai tukar. Currency swap memiliki tujuan antara lain mengkover resiko exchange rate untuk pembelian/penjualan valuta, Transaksi swap akan menghilangkan currency exposure karena pertukaran kurs pada masa yang akan datang telah ditetapkan, dan Perhitungan kalkulasi biaya yang pasti. Keuntungan dari penggunaan currency swap adalah dapat menghindari resiko pertukaran dan tidak mengganggu pos – pos di balance sheet.
10. Financial Futures Contract dan Forward Contract memiliki suatu pengertian yang hampir sama. Perbedaan dari kedua instrument tersebut adalah financial future contract diperdagangkan di bursa yang terorganisir sementara forward contract diperdagangkan diluar bursa. Perbedaan lainnya adalah pihak yang melakukan future contract harus menyerahkan (margin) sejumlah uang tunai dan nilainya disesuaikan dengan pergerakan pasar setiap hari, sedangkan di dalam forward contract kedua belah pihak tidak perlu menyiapkan margin (uang).
11. Currency future contract adalah suatu kontrak perdagangan valas yang menentukan suatu mata uang dapat dibeli atau dijual di masa yang akan datang, kontrak ini juga dapat melindungi investor dari resiko kerugian nilai tukar di masa yang akan datang.
Foreign currency option adalah kontrak valuta asing yang memberika hak kepada pembeli, namun tidak berkewajiban untuk membeli atau menjual suatu kontrak mata uang asing tertentu (underlying) pada harga tertentu (strike price) pada atau sbelum tanggal tertentu (tanggal kadaluarsa).
12. Forward Rate Agreement Adalah sebuah perjanjian antara kedua pihak yang menetapkan tingkat suku bunga yang akan berlaku untuk pinjaman future nasional atau deposit dari sebuah perjanjian. FRA merupakan suatu instrument yang digunakan nasabah untuk melindungi dirinya dari pergerakan tingkat bunga yang kurang menguntungkan. FRA mirip dengan Forward contract.
2. Saya setuju bahwa instrument instrument keuangan baru telah diterima oleh para eksekutif keuangan internasional, yang mendasari jawaban saya adalah banyaknya institusi institusi keuangan yang menciptakan pasar instrument keuangan baru. Dan globalisasi pasar keuangan yang telah disertai oleh meningkatnya persaingan antara institusi keuangan untuk melayani kebutuhan peminjam dari seluruh dunia.
3. Dengan menciptakan produk-produk keuangan yang bisa menghubungkan para pemberi dana dan penghutang dari seluruh dunia,bank bank telah mampu meningkatkan pendpatan fee-nya secara signifikan,selain keuangan korporasi dari jasa -jasa advisor lainnya bank bank juga menghasilkan laba perdagangan dengan melibatkan diri dalam transaksi-transaksi investasi jangka pendek,maka dari itu hal tesebut inilah yang membuat institusi keuangan sperti bank sangat terlibat. Implikasi-implikasi dari perlakuan akuntansi yang berbeda atas sistem perbankan adalah meningkatnya otoritas-otoritas regulatori terhadap ketidakcukupan modal dari bank bank relatif terhadap ekspansi aktivitas - aktifitas mereka diluar neraca mereka yang sampai sekarang blm menjadi subyek rasio kecukupan modal (capital -ad-aquacy requirement)
4. Perbedaan instrument keuangan dasar dan instument derivatif.
- instrument keuangan dasar seperti obligasi merupakan instrument yang memenuhi definisi akuntansi konvensional mengenai aset,kewajiban,dan modal.
- Instrument derivatif merupakan persetujuan formal untuk mentransfer resiko dari satu pihak ke pihak lain tanpa harus mentransfer instrument dasarnya.
Contoh yang berhubungan dengan instrument derivatif adalah swap suku bunga (interst swap) yang mentransfer resiko suku bunga tanpa mentransfer instrument hutang (misalnya obligasi) yang mendasarinya.
5. FASB AS telah meluncurkan sebuah program untuk memecahkan banyak isu yang berkaitan dengan akuntansi bagi instrument keuangan inovatif. Secara singkat jelaskanlah 3 fase utama dari proyek tersebut.
Jawaban:
Dalam meluncurkan programnya FASB AS melibatkan 3 fase yang berbeda namun berhubungan, yaitu:
Fase 1: berfokus pada bagaimana meningkatkan pengungkapan mengenai instrumen-instrumen keuangan.
Fase 2: mengkaji standar-standar yang cocok bagi pengakuan dan pengukuran instrumen-instrumen keuangan tersebut.
Fase 3: berurusan dengan pembedaan antara kewajiban dan ekuitas.
6. Apa yang dimaksud dengan tingkat bunga swap? Dan mengapa seseorang mau terlibat dalam perjanjian semacam itu?
Jawaban:
Tingkat bunga swap merupakan inovasi keuangan terbaru yang dirancang untuk mengakomodasikan para penghutang yang mungkin merasa perlu untuk meminjam dengan syarat-syarat yang bertentangan dengan preferensi-preferensi alamiah mereka.
Dan pada dasarnya tingkat bunga swap merupakan suatu persetujuan antara dua pihak untuk menukarkan pembayaran bunga untuk suatu periode tertentu atas dasar suatu notional value yang disetujui bersama dan dicirikan, sebagai tujuan utamanya, oleh konversi pembayaran bunga tetap (fixed rate) kedalam pembayaran bunga mengambang (floating rate), atau sebaliknya.
Mereka bersedia terlibat di dalam perjanjian seperti itu dikarenakan perjanjian yang saling menguntungkan untuk kedua belah pihak. Contohnya seorang manajer yang medapat keuntungan seperti:
• Mengelola exposure suku bunga mereka secara aktif
• Menurunkan semua biaya borrowing mereka dengan memungkinkan pihak-pihak lain mengambil keuntungan dari akses-akses mereka ke dalam pasar tertentu, mengambil keuntungan dari perbedaan rating kredit mereka, atau mengeksploitasi inefisiensi-inefisiensi pasar
• Menghindari renegosiasi perjanjian-perjanjian loan atas dasar syarat-syarat yang kurang menguntungkan
• Memisahkan keputusan pendanaan dari keputusan suku bunga
• Mengakses pasar-pasar kredit dengan lebih tepat waktu dengan menghindari registrasi atau kewajiban-kewajiban pengungkapan yang membingungkan
7. Apa perbedaan antara matched swap dan unmatched swap? Bagaimana perbedaan ini mempengaruhi perlakuan akuntansi terhadap keuntungan atau kerugian yang telah terealisasi dalam suatu perjanjian swap?
Jawaban:
• Matched swap: dalam transaksi matched swap ini terdapat kewajiban atau aktiva berbunga yang memiliki ketentuan-ketentuan yang sama dengan ketentuan-ketentuan kontrak swap.
• Unmatched swap: bagi pihak-pihak yang berjanji untuk membayar atau menerima suatu aliran arus kas dimasa depan tidak memiliki kewajiban atau aktiva lain yang berhubungan dengan transaksi swap.
Perusahaan multinasional dalam melakukan perdagangannya selalu menggunakan mata uang asing. Perusahaan tersebut juga memiliki aktiva, kewajiban, pendapatan dan biaya yang nilainya sangat sensitif terhadap perubahan nilai tukar, tingkat bunga dan harga barang dan jasa. Dengan demikian jika nilai tukar berubah ke arah yang berlawanan dengan yang diharapkan, maka perusahaan dapat mengalami kerugian, jadi perusahaan menanggung resiko atas perubahan nilai tukar (currency exposure), begitu juga sebaliknya.
8. Apa yang dimaksud dengan currency swap, dan apa bedanya dengan tingkat bunga swap?
Jawaban:
• Currency swap: pertukaran dua valuta berbeda dimasa sekarang atau dimasa depan pada kurs yang telah ditentukan sebelumnya. Dan tujuan utama yang melatarbelakangi currency swap ini adalah untuk memungkinkan perusahaan-perusahaan mengakses pasar modal dengan biaya yang lebih murah dan/atau untuk meng-hedge exposure terhadap risiko nilai tukar yang timbul dari operasi bisnis internasional.
• Tingkat bunga swap: persetujuan antara dua pihak untuk menukarkan pembayaran bunga untuk suatu periode tertentu atas dasar suatu notional value yang disetujui bersama dan dicirikan, sebagai tujuan utamanya, oleh konversi pembayaran bunga tetap (fixed rate) kedalam pembayaran bunga mengambang (floating rate), atau sebaliknya.
Soal diskusi no.9-12
9. Currency Swap merupakan salah satu tekhnik hedging yang dapat digunakan oleh suatu perusahaan meminimalisir suatu resiko nilai tukar. Currency swap memiliki tujuan antara lain mengkover resiko exchange rate untuk pembelian/penjualan valuta, Transaksi swap akan menghilangkan currency exposure karena pertukaran kurs pada masa yang akan datang telah ditetapkan, dan Perhitungan kalkulasi biaya yang pasti. Keuntungan dari penggunaan currency swap adalah dapat menghindari resiko pertukaran dan tidak mengganggu pos – pos di balance sheet.
10. Financial Futures Contract dan Forward Contract memiliki suatu pengertian yang hampir sama. Perbedaan dari kedua instrument tersebut adalah financial future contract diperdagangkan di bursa yang terorganisir sementara forward contract diperdagangkan diluar bursa. Perbedaan lainnya adalah pihak yang melakukan future contract harus menyerahkan (margin) sejumlah uang tunai dan nilainya disesuaikan dengan pergerakan pasar setiap hari, sedangkan di dalam forward contract kedua belah pihak tidak perlu menyiapkan margin (uang).
11. Currency future contract adalah suatu kontrak perdagangan valas yang menentukan suatu mata uang dapat dibeli atau dijual di masa yang akan datang, kontrak ini juga dapat melindungi investor dari resiko kerugian nilai tukar di masa yang akan datang.
Foreign currency option adalah kontrak valuta asing yang memberika hak kepada pembeli, namun tidak berkewajiban untuk membeli atau menjual suatu kontrak mata uang asing tertentu (underlying) pada harga tertentu (strike price) pada atau sbelum tanggal tertentu (tanggal kadaluarsa).
12. Forward Rate Agreement Adalah sebuah perjanjian antara kedua pihak yang menetapkan tingkat suku bunga yang akan berlaku untuk pinjaman future nasional atau deposit dari sebuah perjanjian. FRA merupakan suatu instrument yang digunakan nasabah untuk melindungi dirinya dari pergerakan tingkat bunga yang kurang menguntungkan. FRA mirip dengan Forward contract.
BAB 11 Akuntansi Internasional
1. Resiko pasar adalah resiko kerugian yang timbul dari perubahan tak terduga dalam harga mata uang, kredit, komoditas, dan ekuitas. Contohnya : Sebuah perusahaan di Swedia yang menerbitkan saham baru bagi investor domestik mungkin memandang resiko pasar sebagai eksposur terhadap kenaikan harga saham. Kenaikan harga sahan yang tidak terduga tersebut tidak diinginkan jika perusahaan penerbit saham semestinya dapat mengeluarkan jumlah lembar saham yang lebih sedikit untuk memperoleh jumlah uang tunai yang sama dengan cara menunda penerbitan saham selama beberapa saat. Di lain pihak, seorang investor swedia akan melihat resiko berupa kemungkinan penurunan harga ekuitas. Jika harga-harga saham menurun secara signifikan dalam jangka pendek, investor akan lebih baik menunggu dulu sebelum melakukan pembelian.
2. Kami sependapat, lindung nilai aktif terhadap potensi resiko keuangan umunya tidak diterima di kalangan manajer keuangan di seluruh dunia. Beberapa pihak berpendapat bahwa manajemen keuangansecara sendirian tidak akan mampu meningkatkan nilai perusahaan dan bahwa perusahaan lebih baik mengelola risiko usaha intinya dan membiarkan dirinya terpapar oleh beberapa (jika tidak, seluruh) resiko keuangan.
3. Kami setuju, peramalan kurs valuta asing merupakan sesuatu yang tidak bermanfaat. Anda tidak dapat memperkirakan bagaimana suatu pasar, sehingga sebaiknya anda tidak mencoba-coba. Karena, disebuah dunia dengan kurs berfluktuasi dengan bebas, pasar valas dapat dikatakan efisien. Kurs pasar kini (yaitu kurs forward) menunjukkna adanya konsesus dari seluruh pelaku pasar atas valuta asing dimasa mendatang. Informasi yang secara umum tersedia segera terwujud dalam kurs valas kini. Dengan demikian, informasi tersebut tidak terlalu bernilai dalam memprediksikan kurs di masa mendatang. Dalam kondisi ini, perubahan kurs valas merupakan respons acak terhadap informasi baru atau peristiwa yang tidak terduga. Kurs forward merupakan estimasi terbaik yang ada untuk kurs di masa mendatang. Acaknya perubahan kurs valas mencerminkan perbedaan opini atas kurs dikalangan pasar. Pengaruhnya terhadap akuntan manajemen adalah akuntan harus mengembangkan sistem yang mengumpulkan dan mengolah informasi yang kompherensif dan akurat atas variabel-variabel yang berhubungan dengan perubahan kurs, Manajer keuangan juga harus memahami konsekuensi akibat peramalannya.
4. Lindung nilai haruslah sangat efektif agar memenuhi syarat untuk perlakuan akuntansi khusus. Sangat efektif disini maksudnya adalah dalam mencapai tujuan yang diharapkan harus sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Pengukurannya merupakan sesuatu yang penting bagi manajer keuangan untuk mengambil keputusan.
5. Karena pada saat kita menangani perancangan suartu program lindung nilai untuk resiko pasar yang dihadapi nasabah dan bagaimana cara kita menanganinya, serta membutuhkan pengetahuan yang banyak tentang akuntansi khususnya akuntansi manajemen.
6. Potensi resiko translasi mengukur pengaruh perubahan kurs valas terhadap nilai ekuivalen mata uang domestik atas aktiva dan kewajiban dalam mata uang asing yang dimiliki oleh perusahaan. Potensi resiko transaksi berkaitan dengan keuntungan dan kerugian nilai tukar valuta asing yang timbul dari penyelesaian transaksi yang berdenominasi dalam mata uang asing. Istilah potensi resiko ekonomi menunjukkan bahwa perubahan kurs mempengaruhi posisi kompetitif perusahaan dengan mengubah harga masukan dan keluaran perusahaan relative terhadap harga kompetitor luar negeri. Iya, karena FASB no.52 berisikan tentang cara-cara menyelesaikan masalah potensi resiko akuntansi dengan ekonomi.
7. a. Mempertahankan saldo kas dalam mata uang lokal sebesar tingkat minimum yang diperlukan untuk mendukung operasi yang berjalan
b. Mengembalikan laba yang diatas jumlah yang diperlukan untuk ekspansi modal kepada induk perusahaan
c. Mempercepat (memastikan-leading) penerimaan dari piutang dagang yang beredar dalam mata uang lokal.
d. Menunda (memperlambat-lagging) pembayaran utang dalam mata uang lokal.
e. Mempercepat pembayaran utang dalam mata uang asing
f. Menginvestasikan kelebihan uang tunai ke dalam persediaan dan aktiva lainnya dalam mata uang lokal yang tidak terlalu berpengaruh oleh kerugian devaluasi
g. Berinvestasi dalam aktiva di luar negeri dengan mata uang yang kuat.
8. Perbedaan instumen keuangan dasar seperti perjanjian pembelian kembali (piutang), obligasi, dan modal saham, memenuhi definisi akuntansi konvensional untuk aktiva, kewajiban, dan ekuitas pemilik sedangakan instrumen derivatif merupakan perjanjian kontraktual yang memberikan hak atau kewajiban khusus dan memperoleh nilainya dari instrumen keuangan atau komoditas lainnya.
9. Menurut kami, perbedaanya terletak pada sudut pandang yang berbeda karena laporan potensi resiko translasi menggunakan sudut pandang induk perusahaan.
10. Swap mata uang memungkinka perusahaan untuk mendapatkan akses terhadap pasar modal yang sebelum tidak di dapat diakses dengan biaya yang relatif rendah. Swap ini juga memungkinkan perusahaan untuk melakukan lindung nilai terhadap risiko kurs yang timbul dari kegiatan usaha internasional. Sebagai contoh, apabila Alpha Corporation (sebuah perusahaan multinasional di AS) bermaksud untuk mendapatkan pinjaman berbunga tetap sebesar $10.000,00 dalam pound Inggris untuk mendanai sebuah perusahaan afiliasi barunya di London. Alpha relatif tidak dikenal dikalangan investor Inggris. Dalam kasus serupa, Beta Company, Ltd., yang berdomisili di Inggris, bermaksud untuk mendanai anak perusahaanya di New York dengan pinjaman dalam dolar dengan jumlah yang sama. Beta juga relatif tidak dikenal di Amerika Serikat. Berdasarkan keadaan ini, Gamma Bank dapat mengakomodasi kedua perusahaan ini dengan megatur swap mata uang dolar AS/pound Inggris. Caranya sebagai berikut : Misalkan kurs swap adalah $1,00 = £0,66(baik pada tanggal awal dan saat jatuh tempo); termin swap adalah untuk 5 tahun; dan swap menentukan suku bunga sebesar 10% untuk pound dan 8% untuk dolar. Pola pembayaran yang dilakukan adalah sebagai berikut. Pada tahap awal, Alpha Corporation menukarkan $10.000,00 dengan £ 6.600.000 dari Beta Company, Ltd. Misalkan bunga dibayarkan tiap tahunnya, Alpha membayar £660.000 kepada Beta tiap tahun dan Beta membayar £800.000 kepada Alpha. Pada akhir masa 5 tahun, setiap perusahaan kembali menukarkan jumlah produk sebesar $10.000.000 dan £6.600.000. Sebagai hasil dari transaksi swap ini, baik Alpha Corporation dan Beta Company dapat mengakses dana yang terdapat dalam pasar yang relatif tidak dapat dimasuki. Mereka dapat melakukannya tanpa menimbulkan resiko kurs. Dan karena keuntungan komparatif berupa kemampuan meminjam di negara asal masing-masing, mereka mendapatkan pinjaman dalam mata uang asing dengan biaya yang lebih rendah dari yang seharusnya mereka tanggung.
11. Kontrak forward nilai tukar adalah suatu perjanjian kontrak antara 2 pihak untu mempertukarkan mata uang dalam jumlah tertentu dengan mata uang lain pada tanggal tertentu di masa depan. Sedangkan kontrak future adalah suatu kontrak nilai tukar yang diperdagangkan yang menentukan penyerahan sejumlah mata uang tertentu pada tanggal yang telah di pastikan di masa mendatang.
12. Dalam ilmu ekonomi, biaya peluang, atau biaya kesempatan, adalah biaya yang kita terima bila kita memilih suatu kegiatan. Berbeda dengan biaya sehari-hari, biaya peluang muncul dari kegiatan alternatif yang tidak bisa kita lakukan. Biaya kesempatan digunakan untuk untuk memilih salah satu alternatif dengan membandingkan atau menghitung spekulasi pergerakan pasar terhadap resiko yg dihadapi manajemen.
Latihan Chapter 11
1. 8,92 peramalan kurs tidak mungkin terlalu tinggi karena apabila trelalu tinggi akan menimbulkan masalah di dalam perusahaan, hal ini manajemen risiko berkewajiban untuk meminimalkan pengaruh buruk dari perubahan kurs tersebut.
| Sebelum devaluasi | Sesudah devaluasi | |||||
| £ | CHF | Dollar (AS) | Jumlah | £ | CHF | |
| Kas dan piutang di bank lain | - | $50.000 | $20.000 | $70.000 | $80.000 | $25.000 |
| Pinjaman | $80.000 | $100.000 | $180.000 | |||
| aktiva | - | $30.000 | $30.000 | |||
| $80.000 | $50.000 | $150.000 | $280.000 | $80.000 | $25.000 | |
| Simpanan | $30.000 | $20.000 | $50.000 | $100.000 | $30.000 | $10.000 |
| Ekuitas | - | $100.000 | $100.000 | |||
| $30.000 | $20.000 | $150.000 | $200.000 | $30.000 | $10.000 | |
| Potensi risiko bersih | $50.000 | $30.000 | $50.000 | $15.000 | ||
2. Laporan potensi multi mata uang untuk stren bank
3. Keuntungan atau kerugian setelah adanya pergerakan kurs $30.000 – $15.000 = $15.000
4. Usulan strategi lindung nilai potensi risiko
· Mempertahankan saldo kas dalam mata uang lokal sebesar tingkat minimum yang diperlakukan untuk mendukung operasi yang berjalan.
· Mengembalikan laba di atas jumlah yang diperlukan untuk ekspansi modal kepada induk perusahaan.
· Mempercepat perkiraan penerimaan piutabng dagang dalam mata uang lokal
· Menunda pembayaran utang dalam mata uang lokal
· Mempercepat pembayaran utang dalam mata uang asing
· Menginveatasikan kelebihan uang tunai dalam persediaan dan aktiva laindalam mata uang lokal yang tidak terlalu terpengaruh oleh kerugiaan devaluasi
· Berinveatasi dalam aktiva diluar negeri dengan mata uang yang kuat.
5. A. Aktiva SB $3.000.000
SB $2.000.000
Kurs sebelum apresiasi (0.50) ($1.000.000)
Keuntungan potensial valas $200.000
B. Keuntungan potensial Valas $200.000
$100.000
Keuntungan potensial dalam SB $ 166.667
6.
7. 1 juni
Piutang kontrak $ 64.067,08
Hutang kontrak $ 64.067,08
30 juni
Kerugian pertukaran MA $1.033,34
Piutang kontrak $1.033,34
1 september
Kas $65.100,42
Piutang kontrak $63.033,74
Keuntungan pertukaran MA $2.066,68
Hutang kontrak $64.067,08
Kas $64.067,08
8. Keuntungan pertukaran MA $2.066,68
Kerugian pertukaran MA $1.033,34
Biaya efektif $1.033,34
9. Pemicu nilai mengacu pada kondisi keuangan dan pos-pos kinerja ooperasi keungan utama yang mempengaruhi nilai suatu perusahaan. Risiko pasar mencakup risiko kurs valuta asing dan suku bunga, serta risiko harga komoditas dan ekuitas. Risiko suku bunga dapat memepngaruhi pendapat dengan cara sebagai berikut. Penjualan kredit umumnya dutaguih setelah melewati periode tertentutergantung pada termin kredit yang ditawarkan pada klien. Biasanya perusahaan bergantung pada pinjaman jangka pendek untuk mendanai operasi berjalannnya, seperti beban gaji dan beban operasi lainnya. Peningkatan suku bunga sebelum piutang ditagih akan mengurangi imbalan perusahaan dari penjualan. Penjualan kredit yang berdenominasi dalam mata uang asing akan mmenghasilkan imbalan yang lebih rendah. Harga komoditas yang berfluktuasi dapat memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pendapatan. Sebagi contoh, industry gula di hawai mengalami kelumpuhan ketika harga gula jatuh pada awal 1970an akhirnya karena manjer dana investasi mengetahui secara pasti kejatuhan ekuitas segera memeperburuk statistic kinerja dana investasi.
Langganan:
Postingan (Atom)